Ruwaim Bin Ahmad, beliau memberikan  5 nasehat diantara

  • Hakim yang bijaksana adalah memberikan kelonggaran hukum pada orang lain, mempersulit hukum pada dirinya sendiri. Memberikan kelonggaran hukum pada orang lain termasuk ilmu, dan mempersulit hukum pada diri sendiri termasuk wara’
  • Masalah tasawuf tidak dapat dicapai kecuali dengan mencurahkan jiwa, jika tidak janganlah menyelam dalam tasawufmu yang tiada guna
  • Bergaul dengan segala lapisan manusia membuatmu lebih aman daripada bergaul dengan orang-orang sufi saja.Karena kebanyakan orang berperilaku sesuai dengan garis hukum, sedangkan kelompok sufi berperilaku diatas prinsip hakikat. Orang-orang pada umumnya hanya menuntut zhahirnya syarak,sedangkan pada sufi menuntut diri mereka pada hakikat wara’ dan menetapi ketulusan.Barang siapa yang memasuki dunia mereka dan mengingkari apa yang mereka hakikatkan, maka ALLAH akan mencabut iman dari hatinya.
  • Jika ALLAH memberimu kemampuan untuk memberi  nasehat dan mengamalkannya, lalu saya mengambilnya, hal itu adalah nikmat. Jika saya melaksanakannya sedangkan engkau sendiri tidak mengamalkannya, hal itu adalah musibah bagimu. Jika kamu tidak punya nasehat juga tidak berbuat benar, hal itu adalah siksaan.